Panduan Tentang Pemakaian Water Slide Decal Transfer Paper

Posted by Ronita 27/01/2017 1 Comment(s) Sablon Digital,Otomotif Digital,Printing Digital,

Water slide decal transfer paper adalah transfer paper yang lebih rumit pemakaiannya dibandingkan transfer paper yang berbasis panas seperti transfer paper yang biasa dipakai untuk sablon digital.

 

Water decal disini berarti adalah water decal modifikasi bukan water decal murni yang harus dicetak menggunakan metode sablon screen. Untuk merefresh atau memahami jenis water decal bisa dibaca disini WATER SLIDE DECAL TRASNFER PAPER

 

Secara umum proses pemakaian / penggunaan water decal adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan design dan sebaiknya dalam bentuk vektor 
     
  2. Print decal menggunakan printer yang sesuai dengan jenis decal anda, ingat kembali bahwa setiap tinta akan berbeda water decalnya. Untuk printer laser maka water decalnya beda, untuk ecosolvent juga beda dan seterusnya. Pemilihan water decal dan tinta ini tentu sesuai dengan kebutuhan dan target anda masing, tidak ada yang salah dan benar, hanya masalah mana yang cocok dengan kita sendiri.
     
  3. Coating decal atau cover coat, yaitu pemberian lapisan penguat agar decal tidak mudah hancur ketika di celup ke dalam air. Proses coating ini juga sebagai maskin jika design kita terpisah-pisah semisal design berupa tulisan sehingga ketika proses menempelkannya tidak harus satu per satu. Proses coating jika ukuran water decalnya kecil maka bisa menggunakan cat semprot, akan tetapi jika media kertasnya besar disarankan menggunakan screen sablon. Coating yang bisa dipakai untuk jenis cat semprot adalah pilox, rj, samurai dan sebagainya, sedangkan untuk yang menggunakan screen kami menyediakan coatingnya.
     
  4. Cutting decal sesuai pola, proses cutting bisa manual bisa juga menggunakan cutting plotter layaknya kita memotong sticker. Pembuatan pola ini harus tepat dan memudahkan pemasangan, anda harus belajar untuk hal ini agar lebih paham. Cutting decal tidak sulit karena prosesnya sama persis seperti proses print & cut sticker vinyl, mesinnya pun sama, akan tetapi mesin plotter cutting yang berkualitas akan jauh lebih bagus hasilnya.
     
  5. Jika decal sudah tercutting sesuai pola maka potonglah decal sesuai dengan bagian masing-masing agar memudahkan proses celup nantinya.
     
  6. Celupkan decal ke dalam air selama 10-30 detik. Siapkan air, wadah yang cukup atau bisa membuat decal tercelup air secara sempurna, jangan sampe ada bagian decal yang ketekuk ketika proses penyelupan.
     
  7. Jika bagian lem dan kertas sudah bisa digerakkan2 maka angkatlah kertas decal tersebut dan letakkan di bagian yang akan kita pasangin decal.
     
  8. Tahan bagian atas atau bagian yang ada gambarnya kemudian tariklah ke arah luar backing paper atau kertas decalnya sampai semua bagian terpisah. Tanda proses ini sukses adalah ketika bagian gambar atau yang ada warnanya menempel di media sedangkan kertas decalnya sudah terlepas semua.
     
  9. Dalam kondisi basah maka anda bisa menggeser gambar atau design sesuai dengan posisi yang diinginkan, jika sudah pas posisinya maka anda harus segera mengeringkannya dengan kain kering dan halus.
     
  10. Proses pengeringan sebaiknya sekalian meratakan atau mengeluarkan semua air yang ada agar nanti tidak terjadi gelembung yang membuat decal pecah saat di vernish atau di coating atau saat di oven.
     
  11. Proses terakhir adalah vernish, untuk benda selain keramik maka proses terakhir dari pemasangan decal adalah di vernish atau di coating sedangkan keramik biasanya di oven. Akan tetapi untuk decal modifikasi biasanya keramik pun juga di coating karena jika di oven akan membuat tinta terbakar atau berubah warna. Vernish untuk proses ini bisa sama seperti di poin 3, akan tetapi kalo untuk motor dan helm harus menggunakan vernish khusus standar otomotif yaitu vernish 2K (2 komponen) yang sifatnya lebih keras dibandingkan coating lainnya.


Itulah pemakaian water slide decal secara umum jika kita menggunakan proses cetak decal menggunakan teknologi mesin cetak digital. Untuk contohnya bisa lihat video berikut ini :
 


Akan tetapi untuk hasil yang lebih sempurna dan tujuan lain maka ronita digital printing membuat modifikasi untuk menyesuaikan dengan metode dan hasil yang ingin kita capai. RONIta memakai water slide decal untuk membuka usaha pengecatan motor dan helm oleh karena itu kami melakukan modifikasi lagi agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Beberapa hal yang membuat kami melakukan modifikasi tambahan dalam menggunakan water slide decal adalah sebagai berikut :

  1. Dalam proses pengecatan dibutuhkan hasil akhir yang tahan sinar matahari dalam jangka waktu lama. Industri otomotif tidak bisa memakai tinta yang sebulan atau 3 bulan luntur seperti halnya tinta-tinta dye atau pigment biasa. Oleh karena itu kami harus menggunakan printer dengan tinta ecosolvent yang tahan sampai 2-3 tahun lebih.
     
  2. Water slide decal adalah lem bening pada dasarnya (baca kembali artikel water slide decal) sehingga tidak mudah untuk mendapatkan warna yang baik di media ini. Oleh karena itu kami memakai printer ecosolvent yang secara kelas jauh lebih bagus dibandingkan printer desktop baik itu dye ataupun laser, dengan printer ecosolvent sekelas roland BN20 misalnya maka kita akan memperoleh warna yang jauh lebih maksimal, printer ecosolvent pun harus ditambah dengan profile khusus agar hasil bisa lebih maksimal. Selain profile khusus, kami juga membuat coating atau lapisan modifikasi di atas kertas decal dengan berbagai warna mulai dari stabilo, metallic, putih dan transparan agar hasil pengecatannya nanti bisa maksimal. Jika tidak dilakukan itu maka warna hasil pengecatan tidak akan bisa menyamai hasil air brush maupun hasil cat pabrikan. So kami banyak melakukan modifikasi untuk hal ini.
     
  3. Hasil cetak water decal menggunakan printer cenderung tidak lentur dan getas atau mudah sobek ketika dipasang, oleh karena itu kami menggunakan coating khusus sehingga decal bisa lebih lentur dan mudah dipasang. Modifikasi coating inilah yang juga menjadi kunci berhasilnya ronita mengembangan produk pengecatan motor dan helm menggunakan water slide decal.
     

So, jika anda tertarik untuk menggunakan water decal berbasis teknologi cetak digital atau digital printing sebaiknya anda memahami betul cara dan triknya agar nanti tidak mentok ke hasil yang kurang memuaskan. Perlu belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa memakai transfer paper ini karena jika kita tidak sungguh-sungguh pasti kita akan bosen dan cepat menyerah.
 

Berikut adalah salah satu contoh video hasil pengecatan motor Kawasaki NINJA 250 FI menggunakan water decal produksi ronita digital printing :

 


Sama seperti proses produksi transfer gambar pada umumnya, penggunaan water decal pun juga tidak lepas dari masalah. Untuk itu kita harus benar-benar paham akan masalah-masalah tersebut sebelum benar-benar terjun di dalamnya. Berikut adalah contoh aplikasi water slide decal ke berbagai media produksi ronita digital printing :
 

   water slide decal

water decal mug   water decal mug

water decal box motor

water slide decal

water slide decal   water slide decal


Sebenarnya masih banyak contoh lainnya, akan tetapi kami tidak akan tampilkan disini. Kita akan tampilkan di artikel-artikel selanjutnya saja ya sob, yang jelas jika kita mampu menguasai pemakaian water slide decal dengan baik maka akan banyak produk kreatif yang bisa kita buat dari transfer paper ini.
 

Bagaimana sobat ronita, apakah anda tertarik untuk mencobanya?

 

 

1 Comment(s)

rudy:
12/01/2018, 03:37:23 PM
Reply

Suapqya tahan gores dan tidak terlihat seperti stiker apakah harus dipanaskan

Leave a Comment